50 Pendakwah pengubah sejarah

admin

50 Pendakwah pengubah sejarah

Penulis : M. Anwar Djaelani
Halaman : 328 hlm
Dimensi : 14 x 20 cm
Berat : 279 Gram
Harga : 54.000,-
ISBN : 978-602-7820-40-1

Kategori : Biografi/Sejarah

Back Cover :
Ahmad Dahlan

Pendiri Muhammadiyah yang Tak Lelah Berdakwah

“Jika kamu berhalangan untuk bertabligh, janganlah permisi kepadaku. Tapi, permisilah kepada Tuhan dengan mengemukakan alasanmu. Setelah itu, kamu (harus) bertanggung jawab atas perbuatanmu.”

Hasyim Asyíari

Pendiri NU, Pejuang Syariat dan Tegas kepada Syiíah

Hasyim Asyíari tegas terhadap Syiíah. Itu ada di Al-Tibyan, salah satu kitab beliau. Di kitab itu, hampir di setiap halaman ada pendapat para ulama salafush-shalih tentang keutamaan shahabat dan laknat bagi pencelanya.

Ahmad Surkati

Pendiri Al-Irsyad, Guru dari Banyak Tokoh Nasional

Ahmad Surkati “Telah ikut mempercepat lahirnya gerakan kemerdekaan,” kata Bung Karno.

“Pendiri Muhammadiyah dan pendiri PERSIS adalah murid-murid Surkati,” kata A. Hassan. “Hanya Ahmad Surkati ulama besar di Jawa,” kata ayah HAMKA.

A. Hassan

Guru PERSIS, Tajam Menulis dan Fasih Berdebat

Dalam hal usaha memurnikan ajaran Islam, peran A. Hassan besar. Peran dia bisa dilacak lewat berbagai tulisannya dan berbagai debat yang dilakukannya. Di kedua aktivitas itu dia dikenal tajam dan fasih.

Isa Anshary

Tokoh Masyumi Singa Podium dan Jago Menulis

Dalam berdakwah sebaiknya “lisan dan tulisan berjalan seiring,” tulis Isa Anshary. Pidato dan pena harus bergerak serempak, tegas dia. Seperti itukah sosok Isa Anshary sendiri, lisan dan tulisannya kuat?

Imam Zarkasyi

Pendiri Pesantren Gontor yang Meyakini Kekuatan Tulisan

“Andaikata murid saya tinggal satu, akan tetap saya ajar. Yang satu ini sama dengan seribu. Jika yang satu ini pun tidak ada, saya akan mengajar dunia dengan pena,” tekad Imam Zarkasyi.

Abdullah Said

Pendiri Hidayatullah Si Kutu Buku dan Sang Motivator

Siapa yang ‘antara lain’ memengaruhi Abdullah Said sehingga ‘gila baca’? K.H. Abdul Ghaffar Ismail ‘Ulama Pekalongan’ ituñmemberinya motivasi, lewat ungkapan: “Muballigh yang malas membaca adalah muballigh tai kucingî”.

Yoyoh Yusroh

Penghafal Al-Qur`an yang Bersiaga Hadapi Kematian

Orang berpulang ke rahmatullah itu biasa. Meninggal karena kecelakaan lalu lintas juga kerap terjadi. Tapi, jika yang wafat itu tampak seperti sangat siap ‘menyambut’ kematiannya, itu jarang kita dengar. Salah satu yang jarang kita dengar itu ialah Yoyoh Yusroh.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar